Skripsi S1

MhswID :
180201022
Judul :
GAMBARAN STIGMA MASYARAKAT TENTANG PASIEN COVID-19 PASCA PERAWATAN DI KELURAHAN SIMPANG BARU KECAMATAN BINAWIDYA PEKANBARU
Penulis :
DESTI ARNITA JUANDRI
Abstrak :
FAKULTAS MATEMATIKA, ILMU PENGATAHUAN ALAM DAN KESEHATAN PRODI D-III KEPERAWATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU DESTI ARNITA JUANDRI NIM : 180201022 GAMBARAN STIGMA MASYARAKAT TENTANG PASIEN COVID-19 PASCA PERAWATAN DI KELURAHAN SIMPANG BARU KECAMATAN BINAWIDYA PEKANBARU VII BAB + 107 Halaman + 1 Gambar + 5 Tabel + 1 Skema + 17 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang : Pada masa pandemic banyak terjadi perlakuan diskriminasi terutama pada pasien Covid-19 pasca perawatan baik dalam bentuk pengucilan dalam pergaulan masyarakat baik penderita maupun keluarga karena dianggap sebagai sumber penularan dikalangan masyarakat, terutama dengan semakin tidak jelasnya sumber informasi masyarakat terhadap penyakit Covid-19 terlebih-lebih tidak ada pendidikan kesehatan yang komprehensif sehingga berdampak pada stigma masyarakat. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran stigma masyarakat tentang pasien Covid-19 pasca perawatan di Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Bina Widya Pekanbaru. Penelitian : Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 Maret s/d 31 Juni 2021 di Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Bina Widya Pekanbaru. Populasi pada penelitian ini berjumlah 10.851 orang dengan jumlah sampel yang diambil sebagian dari jumlah populasi yaitu 5.425 orang, jumlah responden penelitian yang digunakan adalah 98 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Stratified Random Sampling yaitu teknik proses pengambilan sampel melalui cara pembagian populasi ke dalam strata kemudian memilih sampel acak setiap stratum pada elemen populasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner berupa link google form dengan menggunakan skala likert yaitu memilih salah satu dari empat alternatif jawaban yang disesuaikan dengan keadaan subjek. Hasil Penelitian : Menunjukkan stigma masyarakat tentang pasien Covid-19 pasca perawatan di Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Binawidya Pekanbaru dalam kategori berat sebanyak 15 responden (15,30%), sedang sebanyak 81 responden (82,70%) dan ringan sebanyak 2 responden (2,00%). Kesimpulan : Stigma masyarakat terhadap pasien Covid-19 pasca perawatan di Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Binawidya Pekanbaru mayoritas dalam kategori sedang. Sehingga direkomendasikan untuk dilakukan berbagai sosialisasi untuk menurunkan angka stigma dikalangan masyarakat. Kata Kunci : Stigma, Masyarakat, Covid-19 Daftar Pustaka : 46 Referensi
Abstrak Inggris :
FACULTY OF MATHEMATICS, NATURAL SCIENCE AND HEALTH SCIENCE D-III DEPARTMENT OF NURSING UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH RIAU DESTI ARNITA JUANDRI NIM: 180201022 THE OVERVIEW OF COMMUNITY STIGMA ABOUT POST COVID-19 PATIENTS TREATMENT IN SIMPANG BARU VILLAGE BINAWIDYA DISTRICT PEKANBARU VII Chapter + 103 Page + 1 Image + 5 Table + 1 Scheme + 15 Attachment ABSTRACT The Background: At the pandemic, there was a lot of discriminatory treatment, especially for Covid-19 patients after hospital treatment, both in the form of exclusion from the community, both sufferers and families, because they were considered a source of transmission, especially with the increasingly unclear sources of public information on the Covid-19 disease. Moreover there is no comprehensive heatlh education so that it has an impact on community stigma. The Objective: To find out the picture of community stigma about Covid-19 patients after treatment in Simpang Baru Village, Bina Widya District, Pekanbaru. The Research: This type of research is descriptive. This research was conducted from March 26 to June 31, 2021, in Simpang Baru Village, Bina Widya District, Pekanbaru. The population in this study amounted to 10,851 people with the number of samples taken partly from the total population of 5,425 people, the number of research respondents used was 98 respondents. The sampling technique used is the Stratified Random Sampling technique, namely the sampling process technique by dividing the population into strata and then selecting a random sample of each stratum on the population element. The instrument used in this study is a questionnaire in the form of a google form link using a Likert scale, namely choosing one of four alternative answers that are tailored to the subject's circumstances. The results: Showed that the community stigma about Covid-19 patients after treatment in Simpang Baru Village, Bina Widya Pekanbaru District in the heavy category as many as 15 respondents (15.30%), moderate as many as 81 respondents (82.70%), and mild as many as 2 respondents (2,00%). The Conclusion: The Public stigma about post-treatment Covid-19 patients in Simpang Baru Village, Bina Widya Pekanbaru District is in the moderate stigma category. So it is recommended that various socializations be carried out to reduce the number of stigma in society. Keyword : Stigma, Society, Covid-19 Bibliography : 46 Reference
Tahun :
2021
Na :
A



UPT. Perpustakaan & UPT. TIPD UMRI

  • Kampus Utama : Jl. Tambusai / Jl. Nangka, Kecamatan Tampan
  • Kota Pekanbaru, Provinsi Riau

    E-Mail : pustaka@umri.ac.id - Website : http://lib.umri.ac.id - Smart Library : http://smartlib.umri.ac.id - Jurnal : http://jurnal.umri.ac.id

    Smartlib v1.3 © 2019 UPT TIPD UMRI. All Rights Reserved.