Skripsi S1

Record Data Skripsi S1
MhswID :
190701005
Judul :
Penegakan Hukum Tindak Pidana Penganiayaan Secara Bersama-sama Di Polresta Pekanbaru
Penulis :
RANDY ALFAUZI
Abstrak :
Penelitian ini, berjudul Penegakan Hukum Tindak Pidana Penganiayaan yang Dilakukan Secara Bersama Sama (Studi Kasus Di Polresta Pekanbaru), penelitian inibertujuan untuk mengetahui dan memahami pengaturan penegakan hukum tindak pidana penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama, mengetahui dan memahami kendala yang dihadapi dalam penegakan hukum tindak pidana penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama serta mengetahui dan memahami cara mengatasi kendala-kendala dalam penegakan hukum tindak pidana penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Sebagaimana terkait Dalam upaya Pengaturan penegakan hukum terhadap tindak pidana penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama yang telah dilakukan oleh jajaran Polresta Pekanbaru selaku pihak penegak hukum yang menjadi pelopor penting dalam menangani kasus tindak pidana penegakan hukum terhadap penganiayaan secara bersama-sama pada realitanya masih belum terlaksana dengan baik terbukti dari data yang penulis peroleh bahwa kepolisian Polresta Pekanbaru belum menegakan penegakan hukum dengan sebagaimana mestinya.Hambatan yang ditemui dalam penegakan hukum pidana terhadap penganiayaan secara bersama-sama adalah terdiri dari alat bukti yang belum mencukupi, tersangka yang melarikan diri, ketakutan saksi, kurangnya Kerjasama korban, dan proses hukum yang panjang.Sedangkan faktor utama penyebab terjadinya tindak pidana penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah dorongan yang terjadi dari diri pelaku sendiri, sementara faktor eksternal adalah faktor yang tercipta dari luar diri pelaku. Kata kunci : Penegakan hukum,Pidana, Penganiayaan, Bersama-sama
Abstrak Inggris :
This research, titled Law Enforcement of Persecution Crimes which are committed together (Case Study at Pekanbaru Police), this study aims to know and understand the law enforcement arrangements for criminal acts of persecution that are carried out jointly, to know and understand the obstacles faced in enforcement the law on the criminal act of persecution which was carried out jointly and knowing and understanding how to overcome obstacles in law enforcement of the criminal act of persecution which was carried out together. Based on the results of the study, it can be concluded that as related to efforts to regulate law enforcement against criminal acts of persecution which were carried out jointly by the Pekanbaru Police as law enforcement officers who were important pioneers in handling cases of criminal law enforcement against persecution together -sama, in reality it is still not implemented properly, it is evident from the data that the author obtained that the Pekanbaru Police have not enforced law enforcement properly. Obstacles encountered in jointly enforcing criminal law against persecution consist of insufficient evidence, suspects running away, fear of witnesses, lack of cooperation, and lengthy legal processes. While the main factors causing the criminal act of persecution which was carried out jointly were internal factors and external factors. Internal factors are impulses that occur from the perpetrator himself, while external factors are factors that are created from outside the actor's self. Keywords: Law Enforcement, Criminal, Persecution, Together
Tahun :
2023
Na :
A
Loading, updating changes...



UPT. Perpustakaan & UPT. TIPD UMRI

  • Kampus Utama : Jl. Tambusai / Jl. Nangka, Kecamatan Tampan
  • Kota Pekanbaru, Provinsi Riau

    E-Mail : pustaka@umri.ac.id - Website : http://lib.umri.ac.id - Smart Library : http://smartlib.umri.ac.id - Jurnal : http://jurnal.umri.ac.id

    Smartlib v1.3 © 2019 UPT TIPD UMRI. All Rights Reserved.